Sabtu, 04 Maret 2017

Presentasi Multimedia Pembelajaran Kimia Hasil Pengembangan



Presentasi Multimedia Pembelajaran Kimia
Hasil Pengembangan

Media Pembelajaran yang dapat di kembangkan dalam Materi Kimia yaitu salah satunya Menguji Larutan Elektrolit dan Larutan Non Elektrolit mengggunakan penghantar arus listrik. Larutan adalah campuran homogen (komposisinya sama), serba sama (ukuran partikelnya), tidak ada bidang batas antara zat pelarut dengan zat terlarut (tidak dapat dibedakan secara langsung antara zat pelarut dengan zat terlarut).
            Didalam Larutan, ada larutan Elektrolit dan larutan non elektrolit. Larutan elektrolit adalah larutan yang dapat menghantarkan listrik. Sedangkan larutan non-elektrolit adalah larutan yang tidak dapat menghantarkan arus listrik.Daya hantar listrik larutan elektrolit bergantung pada jenis dan konsentrasinya. Daya hantar listrik larutan adalah kemampuan larutan untuk menghantarkan listrik.
            Larutan elektrolit kuat adalah larutan yang dapat menghantarkan arus listrik dengan baik. Hal ini disebabkan karena zat terlarut akan terurai sempurna (derajat ionisasi ? = 1) menjadi ion-ion sehingga dalam larutan tersebut banyak mengandung ion-ion.
            Larutan elektrolit lemah adalah larutan yang dapat menghantarkan arus listrik dengan lemah. Hal ini disebabkan karena zat terlarut akan terurai sebagian (derajat ionisasi ? << 1) menjadi ion-ion sehingga dalam larutan tersebut sedikit mengandung ion. 
            Alat dan Bahan Yang digunakan dalam menguji larutan Elektrolit dan Non Elektrolit yaitu: Papan, 3 batrai, Lakban, Paku (pengganti Karbon), bola lampu, kabel. Dengan Bahan yang digunakan, yaitu: Larutan Air garam, H2SO4, larutan air cuka,dan larutan air gula. Yang masing-masing dari bahan ini memiliki sifat yang berbeda.
            Adapun Langkah yang dilakukan untuk melakukan percobaan Larutan Eletrolit dan larutan Non Elektrolit yaitu:
1.      Merangkai Alat
2.      Periksalah apakah alat penguji elektrolit dapat bekerja dengan baik atau tidak jika kedua elektroda dihubungkan, lampu dapat menyala.
3.      Masukkan salah satu larutan yang akan diuji kekuatan daya hantar listriknya dengan 2 buah katoda ke dalam gelas beker hingga setengahnya. Perhatikan jangan sampai bersentuhan.
4.      Catat dan periksalah apa yang terjadi pada alat prngujinya, apaka lampu menyala atau padam, memiliki gelembung atau tidak.
5.      Bersihkan kedua katoda / elektroda tersebut dengan amplas.
6.      Ulangi Langkah Prosedur 3-5 pada larutan yang akan di uji
Untuk proses dan hasil yang diperoleh dari percobaan menguji larutan elektrolit dan larutan non-elektrolit dengan bantuan pengantar arus listrik dapat di cek dan dilihat pada situs :

17 komentar:

  1. Hai Rostalinda! Saya ingin bertanya. Adakah kendala yang anda alami saat merancang multimedia ini ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Juga Sheira. Tentuna saja ada kendala dalam merancang media ini. karena setiap apa yang dilakukan tidak semuanya lurus tanpa kendla bukan? hehhe
      kendala yang dialami pada media ini yaitu ketiak dalam mempraktekkann media ini. karena takut mengalami kegagalan dan hasilnya kurang memuaskan. Terimakasih

      Hapus
  2. apakah multimedia yang anda pilih ini dapat membantu siswa dalam memahami materi tersebut?

    BalasHapus
    Balasan
    1. tentu saja saudari Elsi. karena, dalam media yang kami gunakan itu adalah media power point dimana media ini tidak hanay tulisan saja tapi ada gambar,animasinya, suara, dan vidio. jadi, tidak memebosankan siswa dalam belajar. terimakasih.

      Hapus
    2. Sedikit menambahkan, iya media tersebut daoat membantu siswa dalam memahami materi karena siswa dapat melihat videonya dan juga terdaoat penjelasan didalamnya. Terimakasih

      Hapus
  3. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  4. Baiklah saya ingin bertanya, apakah ada kekurangan dalam media ini, jika ada bagaimana mengatasinya, dan kelebihannya apa jika menggunakan media ini dalam pembelajaran?

    BalasHapus
    Balasan
    1. terimakasih lilis atas pertanyaannya. pada media ini kekuragannya yaitu kita sebagai guru dituntut untuk kreatif dan di tuntut harus memliki variasi setiap proses pembelajaran agar siswa tidak bosan dalam belajar. dan kelebihan media ini yaitu: media ini bisa di aplikasikan ke dalam bentuk gambar, vidio, animasi, suara dan sebagiannya yang biasanya dapat menumbuhkan minat bealajar siswa. terimakasih..

      Hapus
  5. Menurut anda apakah media ini cukup efisien untuk digunakan pada materi yang anda pilih? Mengingat bahwa di setiap tatap muka disekolah memiliki waktu yang terbatas.

    BalasHapus
    Balasan
    1. terimakasih atas pertanyaannya agustiningsih. menurut saya media ini efesien. karena media ini untuk mmepermudah siswa memahami materi pelajaran yang susah dan sulit di sampaikan secara langsung. terimakasih

      Hapus
  6. hai, linda . . .asaya ingin bertanya, dari banyaknya materi kimia yang ada kenapa anda memilih materi larutan elektrolit dan larutan non elektrolit ? terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih masbun pane atas petanyaannya. Alasannya karena materi ini lebih cenderung ke praktikum agar siswa lebih memahami sifat-sifat dri latutan elektrolit dan non elekttolit dn selain itu juga materi ini besifat abstrak jadi harus di demonstrasikan dan di ptaktikum agar dapat siswa paham dan tidak terjadi miss konsepsi.

      Hapus
  7. mengapa anda memilih multimedia ini? sedangkan masih banyak multimedia yang lebih bagus dan menarik dar ini?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih atas pertanyannnya novani. Alasanya , karena media ini mereupakan media yang menarik dan membudahkan siswa memahami nya. Lalu, tidka dibutuhkan banyak baiya dalam media ini.

      Hapus
  8. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
  9. Saya ingin bertanya apakah media ini dapat diterapkan baik itu disekolah yang ada di perkotaan atau di perdesaan ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih ester atas pertanyannya. Sangat baik sekali media ini dapat di teraokan di sekolah pedesaan dan perkotaan, tergantung bagaimana fasilitasi sekolah yang memadai atau tidak.

      Hapus